ASEAN dan Jepang Genjot Industri Transportasi Listrik Untuk Melawan Dominasi China

- Jurnalis

Rabu, 22 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi merubah kondisi sosial dan kebiasaan masyarakat.

Tidak hanya dalam hal informasi dan telekomunikasi saja tetapi bidang otomotif juga berkembang pesat.

Jika dahulu dan sekarang kendaraan menggunakan bahan bakar minyak, bsa jadi selanjutnya akan memakai listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendaraan listrik (EV) tumbuh pesat dan mencuri perhatian negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN) dan Jepang.

Keduanya negara kini sepakat bergandengan tangan, bersatu menghadapi dominasi China di pasar EV.

Baca Juga :  Cara Agar Nomor HP Tidak Terdeteksi Oleh Aplikasi Get Contact, Penting Untuk Menjaga Privasi Seseorang

Disatu sisi pihak ASEAN memiliki keunggulan yaitu sebagai basis produksi mobil yang kuat.

Perusahaan raksasa otomotif Jepang seperti Toyota dan Honda telah lama bercokol di kawasan ini.

Tercatat bahwa perusahaan tersebut mampu memproduksi tahunan mencapai lebih dari 3 juta kendaraan.

Penjualan 80% dari produksi tersebut diekspor ke Timur Tengah dan wilayah lainnya.

Kondisi ini menjadikan ASEAN berperan sebagai pemain penting dalam rantai pasok global otomotif.

Baca Juga :  Kisah Hartono Membeli Como Dan Melunasi Hutang Klub Sampai Promosi Serie A Italia

Dalam perjalanannya kolaborasi ini tak hanya mengejar dari sisi kuantitas produksi saja.

ASEAN dan Jepang telah merancang strategi bersama yang komprehensif diantaranya.

Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja otomotif

Jepang akan menggelontorkan dana sebesar 140 miliar yen atau sekitar Rp 18,9 triliun.

Tujuannya yaitu untuk pelatihan para pekerja pabrik dan pemasok komponen dengan keterampilan digital terdepan.

Keterampilan ini sangat penting untuk menghadapi era disrupsi yang dibawa oleh kendaraan listrik.

Berita Terkait

KRI Diponegoro-365 Dilengkapi Teknologi Pendeteksi Kerusakan Mesin Demi Menjaga Laut Indonesia
Cara Agar Nomor HP Tidak Terdeteksi Oleh Aplikasi Get Contact, Penting Untuk Menjaga Privasi Seseorang
Cara Menggunakan Aplikasi Tol Kita Yang Dirancang Oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) Kementerian PUPR
Charles Babbage Penemu Komputer Pertama Kali di Dunia, Pernah Mendapat Suntikan Dana Dari Inggris
China Genjot Pembuatan Pembangkit Listrik Energi Baru Terbarukan Untuk Meminimalisir Polusi Udara
Cara Menghindari Gangguan Bekerja Yang Disebabkan Oleh Teknologi Dan Media Informasi Tidak Penting
Pemerintah Melakukan Konsolidasi Agar Hanya Ada Tiga Operator Selular Yang Beroperasi di Indonesia
Cara Berbisnis Ditengah Arus Tekonologi dan Informasi Yang Semakin Pesat

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:40 WIB

ASEAN dan Jepang Genjot Industri Transportasi Listrik Untuk Melawan Dominasi China

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:28 WIB

KRI Diponegoro-365 Dilengkapi Teknologi Pendeteksi Kerusakan Mesin Demi Menjaga Laut Indonesia

Selasa, 23 April 2024 - 10:43 WIB

Cara Agar Nomor HP Tidak Terdeteksi Oleh Aplikasi Get Contact, Penting Untuk Menjaga Privasi Seseorang

Rabu, 17 April 2024 - 19:08 WIB

Cara Menggunakan Aplikasi Tol Kita Yang Dirancang Oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) Kementerian PUPR

Senin, 11 Desember 2023 - 15:25 WIB

Charles Babbage Penemu Komputer Pertama Kali di Dunia, Pernah Mendapat Suntikan Dana Dari Inggris

Senin, 13 November 2023 - 16:46 WIB

China Genjot Pembuatan Pembangkit Listrik Energi Baru Terbarukan Untuk Meminimalisir Polusi Udara

Jumat, 13 Oktober 2023 - 10:39 WIB

Cara Menghindari Gangguan Bekerja Yang Disebabkan Oleh Teknologi Dan Media Informasi Tidak Penting

Jumat, 29 September 2023 - 11:27 WIB

Pemerintah Melakukan Konsolidasi Agar Hanya Ada Tiga Operator Selular Yang Beroperasi di Indonesia

Berita Terbaru