Besar Anggaran Yang Diajukan Polri Untuk Tahun 2025, Untuk Melindungi, Mengayomi dan MElayani Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 12 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelayanan kepada masyarakat merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan dengan baik oleh lembaga pemerintah.

Karena lembaga atau institusi tersebut mendapatkan anggaran dari kumpulan pajak uang rakyat.

Sebelum mendapatkan anggaran, setiap institusi wajib mengajukan terlebih dahulu dan dirapatkan di DPR RI.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp60,64 triliun untuk pagu anggaran pada tahun anggaran (TA) 2025.

Baca Juga :  Mobil SYL Disita KPK Saat Disembunyikan di Lahan Kosong Makasar

Hal itu disampaikan saat rapat kerja pembahasan anggaran bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.

Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan berdasarkan surat bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan Nasional.

Pagu indikatif Polri untuk TA 2025 itu sebesar Rp104,67 triliun. Namun, menurutnya kebutuhan Polri untuk TA 2025 yakni sebesar Rp165,31 triliun.

“Usulan anggaran tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp44,74 triliun atau naik 38,12 persen.

Baca Juga :  KPK Selidiki Aliran Uang Korupsi Proyek Fiktif PT Amarta Karya, Pemanggilan Para Saksi Sudah Dilakukan dan Diperiksa Penyidik

Jika dibandingkan pagu alokasi anggaran Polri tahun anggaran 2024,” kata Agus.

Dia menjelaskan, dalam rangka menyiapkan ketanggapan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian.

Di antaranya peningkatan kegiatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, melanjutkan reformasi birokrasi, hingga masih tingginya kejahatan terhadap jiwa, harta benda, dan pencucian uang.

Berita Terkait

Pupuk Hayati Pucamadu dan Bioratu Siap Menjadi Jawaban Permasalahan Petani
Kualitas Pelayanan Masyarakat Terus Menjadi Perhatian Ombudsman, OECD Menjadi Mitra Diskusi Penguatan Penilaian Kepatuhan Standar
Indonesia Harus Menyiapkan Generasi Bangsa Yang Siap Menghadapai Tantangan Masa Depan, Berikut Pernyataan Ketua DPD RI
Pegawai KPK Yang Terjerat Pemerasan dan Pungli Akan Disidangkan, Sebanyak 66 Orang Diberhentikan
Pengganti Hasyim Asy`ari Masih Belum Ditentukan, Ketua KPU Definitif Masih Menunggu Rapat Pleno
No Viral No Justice Menjadi Tantangan Anggota Dewan Untuk Menangani Urusan Rakyat, Berikut Penjelasan Ketua DPR RI
Wapres Berharap Peristiwa Salah Tangkap Tidak Terjadi Lagi, Pegi Setiawan Dijadikan Contoh
Penumpang Kereta Whoosh Mengalami Peningkatan Mencapai Setengah Juta Orang

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:08 WIB

Pupuk Hayati Pucamadu dan Bioratu Siap Menjadi Jawaban Permasalahan Petani

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:06 WIB

Kualitas Pelayanan Masyarakat Terus Menjadi Perhatian Ombudsman, OECD Menjadi Mitra Diskusi Penguatan Penilaian Kepatuhan Standar

Selasa, 16 Juli 2024 - 18:43 WIB

Indonesia Harus Menyiapkan Generasi Bangsa Yang Siap Menghadapai Tantangan Masa Depan, Berikut Pernyataan Ketua DPD RI

Sabtu, 13 Juli 2024 - 18:30 WIB

Pegawai KPK Yang Terjerat Pemerasan dan Pungli Akan Disidangkan, Sebanyak 66 Orang Diberhentikan

Sabtu, 13 Juli 2024 - 18:26 WIB

Pengganti Hasyim Asy`ari Masih Belum Ditentukan, Ketua KPU Definitif Masih Menunggu Rapat Pleno

Berita Terbaru