Febri Diansyah Menjelaskan Sumber Honor Yang Dia Dapat Dari SYL eks Mentan

- Jurnalis

Selasa, 4 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kabar tentang korupsi terus membuat heboh bumi pertiwi karena dilakukan secara sistematis.

Dalam prakteknya korupsi ini melibatkan lebih dari satu orang dan memiliki tugas berbeda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan datang dari Mantan kuasa hukum Syahrul Yasin Limpo (SYL), Febri Diansyah.

Dia mengaku mendapatkan honor senilai Rp800 juta saat penyelidikan dan Rp3,1 miliar di tahap penyidikan.

Baca Juga :  Kebijakan NIK Menggantikan SIM Rencananya Berlaku 2025, Berikut Penjelasannya

Jumlah uang itu diterima ketika mendampingi proses hukum eks Menteri Pertanian itu.

“Pada saat itu, di tahap penyelidikan yang disepakati totalnya adalah Rp800 juta,” kata Febri.

Hal itu disampaikan saat memberi keterangan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin.

Baca Juga :  Tersangka Suap Jalur Kereta Api Bertambah Berdasarkan Pengembangan Penyelidikan

Febri menjelaskan, Rp800 juta itu merupakan honorarium untuk mendampingi tiga klien.

Mereka adalah SYL, Sekretaris Jenderal Kementan periode 2021–2023 Kasdi Subagyono.

kemudian Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan Tahun 2023 Muhammad Hatta.

“Tim kami ada delapan, untuk tiga klien,” ucap Febri yang merupakan Managing Partner Visi Law Office itu.

Berita Terkait

Pengadilan Tinggi Membatalkan Putusan Bebas Gazalba Saleh, KPK Memberikan Apresiasi
Konser Berujung Penjarahan Terjadi di Tangerang, Event Organizer dan Panitia Acara Diperiksa Polisi
Berkas Pegi Dilimpahkan ke Kejaksaan Untuk Mencari Kebenaran Yang Sesungguhnya
Virgoun Sempat Stres dan Ketakutan Ketika Ditangkap Polisi Terkait Narkoba
Bos Rental Mobil Dibunuh Komplotan Penjahat di Pati Jawa Tengah, Kapolres Metro Jakarta Timur Buka Suara
Kronologi Polwan Bakar Polisi di Mojokerto Jawa Timur, Dimulai Cekcok Hingga Disiram Bensin
Barang Elektronik Ilegal Senilai Rp6,7 Miliar Disita Pemerintah Diwilayah Banten, Berisi Perlengkapan Elektronik Yang Tidak Memiliki Berkas
Tersangka Suap Jalur Kereta Api Bertambah Berdasarkan Pengembangan Penyelidikan

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:16 WIB

Pengadilan Tinggi Membatalkan Putusan Bebas Gazalba Saleh, KPK Memberikan Apresiasi

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:08 WIB

Konser Berujung Penjarahan Terjadi di Tangerang, Event Organizer dan Panitia Acara Diperiksa Polisi

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:42 WIB

Berkas Pegi Dilimpahkan ke Kejaksaan Untuk Mencari Kebenaran Yang Sesungguhnya

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:35 WIB

Virgoun Sempat Stres dan Ketakutan Ketika Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Selasa, 18 Juni 2024 - 20:24 WIB

Bos Rental Mobil Dibunuh Komplotan Penjahat di Pati Jawa Tengah, Kapolres Metro Jakarta Timur Buka Suara

Senin, 10 Juni 2024 - 17:47 WIB

Kronologi Polwan Bakar Polisi di Mojokerto Jawa Timur, Dimulai Cekcok Hingga Disiram Bensin

Senin, 10 Juni 2024 - 17:44 WIB

Barang Elektronik Ilegal Senilai Rp6,7 Miliar Disita Pemerintah Diwilayah Banten, Berisi Perlengkapan Elektronik Yang Tidak Memiliki Berkas

Kamis, 6 Juni 2024 - 20:53 WIB

Tersangka Suap Jalur Kereta Api Bertambah Berdasarkan Pengembangan Penyelidikan

Berita Terbaru