Hamas Menghujani 5000 Roket Membuat Konflik Israel dan Palestina Semakin Mencekam

- Jurnalis

Minggu, 8 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi Serangan Hamas

Foto Ilustrasi Serangan Hamas

Konflik Israel dan Palestina masih terus berlangsung sampai sekarang.

Saat ini terjadi perang antara pasukan Israel dan Palestina 7 Oktober 2023.

Hamas menyatakan memulai operasi Al Aqsa’dan menyerang Israel.

Sejak pagi hujan roket dari jalur gaza terus beterbangan sampai malam hari.

5000 roket menggempur Israel dan menghancurkan fasiltas Negara tersebut.

Baca Juga :  Pernyataan Sikap Indonesia Untuk Kemerdekaan Palestina Didepan PBB, Akan Disampaikan 19 Februari

Ketidakadilan dan penindasan terhadap rakyat palestina menjadi pemicu.

Suasana eksplosif dan nyaris tidak ada perdamaian disekitar kawasan.

Menurut kementerian Israel, sekitar 799 orang terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

Militer Israel menginstruksikan warga untuk tetap berada ditempat perlindungan bom.

Serangan hamas kali ini merupakan krisis terbesar sejak tahun 2021.

Baca Juga :  Jerman Membela Palestina Agar Menentukan Nasib Sendiri Tanpa Intervensi Israel

Menurut Mayor Jenderal Ghasaan Alian dari IDF.

Hamas sudah melakukan kesalahan besar dan membuka gerbang neraka di Gaza.

Oleh sebab itu pihaknya akan membuat tindakan agar Hamas jera.

Seorang jurnalis AFP di Gaza melaporkan suara sirene meraung-raung di Israel.

Siapakah Hamas Yang Berani Menyerang Israel..??

Sumber Berita : AFP

Berita Terkait

Vladimir Putin Tidak Membiarkan Palestina Berjuang Sendiri Melawan Israel di Gaza
Rusia Undang Kelompok Pro Palestina ke Moskow Untuk Membahas Isu Strategis
Rusia Dan China Menganggap Serangan Amerika ke Yaman Adalan Sebuah Pelanggaran
Mesir Mengancam Israel Jika Melakukan Serangan ke Kota Rafah, Perjanjian Camp David Akan Ditangguhkan Dan Memungkinkan Terjadinya Perang
Negara Yang Ditakuti Oleh Israel Karena Memiliki Senjata Nuklir
Jerman Membela Palestina Agar Menentukan Nasib Sendiri Tanpa Intervensi Israel
Houthi Diserang Amerika Dan Inggris Secara Terus Menerus Sampai Berhenti Melakukan Teror
India Mengerahkan Kapal Perang Untuk Melindungi Kelancaran Transportasi Laut Merah

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:05 WIB

Vladimir Putin Tidak Membiarkan Palestina Berjuang Sendiri Melawan Israel di Gaza

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:27 WIB

Rusia Undang Kelompok Pro Palestina ke Moskow Untuk Membahas Isu Strategis

Senin, 19 Februari 2024 - 11:36 WIB

Rusia Dan China Menganggap Serangan Amerika ke Yaman Adalan Sebuah Pelanggaran

Selasa, 13 Februari 2024 - 19:09 WIB

Mesir Mengancam Israel Jika Melakukan Serangan ke Kota Rafah, Perjanjian Camp David Akan Ditangguhkan Dan Memungkinkan Terjadinya Perang

Minggu, 11 Februari 2024 - 22:51 WIB

Negara Yang Ditakuti Oleh Israel Karena Memiliki Senjata Nuklir

Senin, 5 Februari 2024 - 18:43 WIB

Jerman Membela Palestina Agar Menentukan Nasib Sendiri Tanpa Intervensi Israel

Minggu, 4 Februari 2024 - 18:38 WIB

Houthi Diserang Amerika Dan Inggris Secara Terus Menerus Sampai Berhenti Melakukan Teror

Sabtu, 3 Februari 2024 - 08:43 WIB

India Mengerahkan Kapal Perang Untuk Melindungi Kelancaran Transportasi Laut Merah

Berita Terbaru