Hutang Indonesia Terus Menurun, Berikut Penjelasan Bank Indonesia dan Besaran Yang Sudah Dibayar

- Jurnalis

Sabtu, 15 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasca situasi politik pemilihan umum 2024 ekonomi Indonesia mengalami perbaikan dan peningkatan.

Hal itu bisa disaksikan dengan mengamati jumlah hutang negara yang dippinjam dari luar negeri.

Bank Indonesia (BI) mengatakan utang luar negeri (ULN) Indonesia pada April 2024 tercatat sebesar 398,3 miliar dolar AS.

Mengalami penurunan jika dibandingkan dengan posisi ULN pada Maret 2024 yang sebesar 404,8 miliar dolar AS.

“Secara tahunan, ULN Indonesia mencatat kontraksi pertumbuhan sebesar 1,5 persen year on year (yoy), setelah tumbuh sebesar 0,2 persen (yoy) pada Maret 2024.

Baca Juga :  Peter Bryan Seorang Kanibal Dari London Memakan Manusia Lainnya

Penurunan tersebut bersumber dari ULN sektor publik dan swasta,” ucap Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Jumat.

Erwin menuturkan ULN pemerintah melanjutkan tren penurunan yang pelan tapi pasti.

Pada awalnya posisi ULN pemerintah pada April 2024 tercatat sebesar 189,1 miliar dolar AS.

Mengalami penurunan dibandingkan dengan posisi pada bulan Maret 2024 sebesar 192,2 miliar dolar AS.

Secara tahunan, ULN pemerintah mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,6 persen (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi 0,9 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.

Baca Juga :  Ketua KPU Menanggapi Pemecatan Dirinya Dengan Bijaksana, Mengucapkan Terimakasih Kepada DKPP RI Karena Sudah Dibebaskan Dari Tugas

Penurunan posisi ULN pemerintah terutama dipengaruhi oleh penyesuaian penempatan dana investor nonresiden pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik ke instrumen investasi lain seiring dengan peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global.

Pemerintah berkomitmen tetap menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu.

Serta mengelola ULN secara fleksibel dan oportunistik dalam aspek timing, tenor, currency, dan instrumen untuk mendapatkan pembiayaan yang paling efisien dan optimal.

Berita Terkait

Hasto Tidak Menghadiri Pangilan KPK Karena Bertugas di Luar Kota, Bantah Terlibat Korupsi DJKA
Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember Menjadi Saksi Korupsi, Diperiksa Penyidik KPK
Bebas Murni Setelah Menjalani Vonis 1 Tahun Penjara di Lapas Indramayu, Panji Gumilang Tidak Perlu Wajib Lapor
Ketua PWI Pusat Melawan Dewan Kehormatan Karena Dianggap Memberhentikan Secara Tidak Sah
Pembangunan Batalyon Brimob Akan Dilakukan di Beberapa Wilayah Papua, Untuk Meningkatkan Stabilitas Keamanan
Suami BCL Dilaporkan Mantan Istrinya Karena Kasus Penggelapan Dana, Berawal Dari Membangun Bisnis Makanan dan Minuman
Pegi Setiawan Bebas Dari Tahanan Setelah Menang Praperadilan, Berikut Penjelasan Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Bandung
Investasi 40 Triliun Akan Didatangkan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus di Batam

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 16:04 WIB

Hasto Tidak Menghadiri Pangilan KPK Karena Bertugas di Luar Kota, Bantah Terlibat Korupsi DJKA

Minggu, 21 Juli 2024 - 16:00 WIB

Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember Menjadi Saksi Korupsi, Diperiksa Penyidik KPK

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:02 WIB

Bebas Murni Setelah Menjalani Vonis 1 Tahun Penjara di Lapas Indramayu, Panji Gumilang Tidak Perlu Wajib Lapor

Rabu, 17 Juli 2024 - 16:03 WIB

Ketua PWI Pusat Melawan Dewan Kehormatan Karena Dianggap Memberhentikan Secara Tidak Sah

Rabu, 17 Juli 2024 - 15:57 WIB

Pembangunan Batalyon Brimob Akan Dilakukan di Beberapa Wilayah Papua, Untuk Meningkatkan Stabilitas Keamanan

Berita Terbaru