Kebijakan NIK Menggantikan SIM Rencananya Berlaku 2025, Berikut Penjelasannya

- Jurnalis

Minggu, 26 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Informasi baru datang dari institusi Polri yang berencana menggabungkan antara NIK dan SIM.

Tentunya kebijakan tersebut sudah diperhitungkan dengan matang agar bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Korlantas Polri menjelaskan nomor induk kependudukan (NIK) untuk menggantikan nomor surat izin mengemudi (SIM) telah diproses.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan terkait NIK menggantikan nomor SIM sudah direncakan bisa mulai diberlakukan tahun depan.

Baca Juga :  Universitas Bisnis dan Ekonomi Terbaik di Indonesia Versi SCImago Institutions Rankings

”Direncanakan 2025 dimulai,” kata Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus.

NIK sekaligus SIM itu merupakan langkah mendukung kebijakan single data (data tunggal) pemerintah.

Namun NIK yang menggantikan nomor SIM ini, bukan berarti tidak lagi ada lagi kartu SIM.

Yusri menegaskan, kewajiban memiliki kartu SIM pagi pengendara kendaraan masih sama. Hanya saja, nomor SIM yang diganti.

Baca Juga :  Kronologi Polwan Bakar Polisi di Mojokerto Jawa Timur, Dimulai Cekcok Hingga Disiram Bensin

Berikut manfaat NIK yang sama dengan SIM bagi masyarakat

1. Lebih mudah urus dokumen KTP atau SIM

Masyarakat bisa lebih mudah saat mengurus berbagai dokumen dengan syarat KTP atau SIM.

Sebab, nomor KTP dan SIM sudah sama. ”Hanya perlu satu nomor yang diingat,” paparnya.

2. Cegah SIM ganda

Berita Terkait

Pengadilan Tinggi Membatalkan Putusan Bebas Gazalba Saleh, KPK Memberikan Apresiasi
Konser Berujung Penjarahan Terjadi di Tangerang, Event Organizer dan Panitia Acara Diperiksa Polisi
Berkas Pegi Dilimpahkan ke Kejaksaan Untuk Mencari Kebenaran Yang Sesungguhnya
Virgoun Sempat Stres dan Ketakutan Ketika Ditangkap Polisi Terkait Narkoba
Bos Rental Mobil Dibunuh Komplotan Penjahat di Pati Jawa Tengah, Kapolres Metro Jakarta Timur Buka Suara
Kronologi Polwan Bakar Polisi di Mojokerto Jawa Timur, Dimulai Cekcok Hingga Disiram Bensin
Barang Elektronik Ilegal Senilai Rp6,7 Miliar Disita Pemerintah Diwilayah Banten, Berisi Perlengkapan Elektronik Yang Tidak Memiliki Berkas
Tersangka Suap Jalur Kereta Api Bertambah Berdasarkan Pengembangan Penyelidikan

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:16 WIB

Pengadilan Tinggi Membatalkan Putusan Bebas Gazalba Saleh, KPK Memberikan Apresiasi

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:08 WIB

Konser Berujung Penjarahan Terjadi di Tangerang, Event Organizer dan Panitia Acara Diperiksa Polisi

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:42 WIB

Berkas Pegi Dilimpahkan ke Kejaksaan Untuk Mencari Kebenaran Yang Sesungguhnya

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:35 WIB

Virgoun Sempat Stres dan Ketakutan Ketika Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Selasa, 18 Juni 2024 - 20:24 WIB

Bos Rental Mobil Dibunuh Komplotan Penjahat di Pati Jawa Tengah, Kapolres Metro Jakarta Timur Buka Suara

Senin, 10 Juni 2024 - 17:47 WIB

Kronologi Polwan Bakar Polisi di Mojokerto Jawa Timur, Dimulai Cekcok Hingga Disiram Bensin

Senin, 10 Juni 2024 - 17:44 WIB

Barang Elektronik Ilegal Senilai Rp6,7 Miliar Disita Pemerintah Diwilayah Banten, Berisi Perlengkapan Elektronik Yang Tidak Memiliki Berkas

Kamis, 6 Juni 2024 - 20:53 WIB

Tersangka Suap Jalur Kereta Api Bertambah Berdasarkan Pengembangan Penyelidikan

Berita Terbaru