Mahkamah Konstitusi Mengugurkan Perkara Hasil Pileg 2024, Berikut Ulasannya

- Jurnalis

Rabu, 22 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada tahun 2024 Mahkamah Konstitusi menangani banyak perkara yang berkaitan dengan proses politik.

Beberapa bulan lalu hampir setiap hari media pemberitaan melakukan penyiaran sengke pemilihan presiden.

Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pengucapan putusan dismisal terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau sengketa hasil Pileg 2024, Selasa 21/5.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang sidang sesi I dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.15 WIB, diketahui MK telah menggugurkan 55 gugatan PHPU legislatif.

Baca Juga :  Tips Bagi Pelaku UMKM Agar Mampu Bersaing dan Memasarkan Produk di Marketplace

Fajar Laksono selaku juru Bicara MK menjelaskan alasan majelis hakim menggugurkan beberapa perkara sengketa hasil Pileg 2024.

Salah satunya yakni adanya perkara yang tidak memenuhi aspek formal, seperti diajukan di luar tenggat waktu, yaitu lewat dari 3×24 jam.

Selain tidak terpenuhinya aspek formal, berupa calon perseorangan yang tidak mendapatkan rekomendasi dari partai politik yang diteken oleh ketua umum dan sekjen partai politik.

Baca Juga :  Produksi Minyak dan Gas Bumi Nasional Akan Meningkat, Tetapi Membutuhkan Waktu Dalam Pengelolaannya

Ada juga alasan akibat pemohon yang tidak menghadiri ketika dipanggil secara patut oleh MK.

” Belum masuk substansi atau pokok perkaranya. Jadi dilihat dulu aspek-aspek formilnya. Nah, ini dilihat perkara-perkara yang tidak memenuhi aspek formil, kira-kira akan berhenti sampai di sini,” ujar Fajar, Selasa 21/5.

Berita Terkait

Data IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,13 Persen ke Level 6.889
Data Imigrasi Dipindahkan ke Amazon Web Service, Berikut Pernyataan Menteri Hukum dan HAM
BPS Menjelaskan Bahwa Harga Beras Turun Pada Pekan Ketiga Bulan Juni
ASEAN Media Tour Diikuti 25 Jurnalis Pemengaruh, Kegiatan Berlangsung Pada 23 – 30 Juni 2024
Cara Membeli Tiket Bruno Mars dan Persyaratan Yang Harus Dipenuhi Oleh Penggemar
Klinik Pratama Lapas Meraih Akreditasi Paripurna Dari Kementerian Kesehatan, Staf Ahli Kemenkumham Memberikan Apresiasi
Rombongan Haji Pulang Dari Tanah Suci, Berikut Kondisi Kloter 1, 2 dan 3 Jawa Timur
Layanan Keimigrasian Sudah Mulai Beroperasi Setelah Mengalami Kendala SIstem, Berikut Penjelasan Kemkominfo

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:15 WIB

Data IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,13 Persen ke Level 6.889

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:14 WIB

Data Imigrasi Dipindahkan ke Amazon Web Service, Berikut Pernyataan Menteri Hukum dan HAM

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:12 WIB

BPS Menjelaskan Bahwa Harga Beras Turun Pada Pekan Ketiga Bulan Juni

Senin, 24 Juni 2024 - 10:53 WIB

ASEAN Media Tour Diikuti 25 Jurnalis Pemengaruh, Kegiatan Berlangsung Pada 23 – 30 Juni 2024

Senin, 24 Juni 2024 - 10:50 WIB

Cara Membeli Tiket Bruno Mars dan Persyaratan Yang Harus Dipenuhi Oleh Penggemar

Minggu, 23 Juni 2024 - 21:48 WIB

Klinik Pratama Lapas Meraih Akreditasi Paripurna Dari Kementerian Kesehatan, Staf Ahli Kemenkumham Memberikan Apresiasi

Minggu, 23 Juni 2024 - 21:46 WIB

Rombongan Haji Pulang Dari Tanah Suci, Berikut Kondisi Kloter 1, 2 dan 3 Jawa Timur

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:44 WIB

Layanan Keimigrasian Sudah Mulai Beroperasi Setelah Mengalami Kendala SIstem, Berikut Penjelasan Kemkominfo

Berita Terbaru