Pancasila Ditawarkan Sebagai Ideologi Dunia Oleh Bung Karno Saat Pidato Didepan PBB

- Jurnalis

Jumat, 19 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bung Karno Saat pidato didepan Forum PBB

Bung Karno Saat pidato didepan Forum PBB

Pancasila yang menjadi dasar Negara Republik Indonesia pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Bung Karno.

Bung Karno menyampaikan melalui forum Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Peristiwa pemaparan ideologi Pancasila terjadi pada tanggal 30 September 1960.

Ketika itu Presiden Sukarno mendapat kesempatan menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB.

Dengan menggebu gebu dia menawarkan konsep yang berjudul Membangun Dunia Kembali (To Build The World A New).

Baca Juga :  Sejarah Hari Buruh 1 Mei, Tragedi Haymarket Riot di Chicago Amerika Serikat Pada 4 Mei 1886

Mengutip data dari situs Kepustakaan Presiden Perpustakaan Nasional Indonesia, (19/1/2024).

Narasi teks pidato Bung Karno di Sidang Umum PBB pada waktu itu sepanjang 28 halaman.

Secara rinci dia menyinggung Pancasila sebanyak 23 kali di dalam pidato tersebut.

Baca Juga :  Pusat Kajian Marhaenis: Kontra Realita Lembaga Pendidikan Tinggi Dengan Posisi Petani

Menurut Bung Karno Pancasila adalah lima sendi negara yang tidak berpangkal kepada konsep Manifesto Komunis atau Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat.

Pidato Bung Karno To Build the World A New pada 30 September 1960 menjadi memori dunia.

Bung Karno mencetuskan manifesto intelektual, politik dan ideologi yang bersifat internasional.

Sumber Berita : perpusnas

Berita Terkait

Hasto Tidak Menghadiri Pangilan KPK Karena Bertugas di Luar Kota, Bantah Terlibat Korupsi DJKA
Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember Menjadi Saksi Korupsi, Diperiksa Penyidik KPK
Bebas Murni Setelah Menjalani Vonis 1 Tahun Penjara di Lapas Indramayu, Panji Gumilang Tidak Perlu Wajib Lapor
Ketua PWI Pusat Melawan Dewan Kehormatan Karena Dianggap Memberhentikan Secara Tidak Sah
Pembangunan Batalyon Brimob Akan Dilakukan di Beberapa Wilayah Papua, Untuk Meningkatkan Stabilitas Keamanan
Suami BCL Dilaporkan Mantan Istrinya Karena Kasus Penggelapan Dana, Berawal Dari Membangun Bisnis Makanan dan Minuman
Pegi Setiawan Bebas Dari Tahanan Setelah Menang Praperadilan, Berikut Penjelasan Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Bandung
Investasi 40 Triliun Akan Didatangkan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus di Batam

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 16:04 WIB

Hasto Tidak Menghadiri Pangilan KPK Karena Bertugas di Luar Kota, Bantah Terlibat Korupsi DJKA

Minggu, 21 Juli 2024 - 16:00 WIB

Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember Menjadi Saksi Korupsi, Diperiksa Penyidik KPK

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:02 WIB

Bebas Murni Setelah Menjalani Vonis 1 Tahun Penjara di Lapas Indramayu, Panji Gumilang Tidak Perlu Wajib Lapor

Rabu, 17 Juli 2024 - 16:03 WIB

Ketua PWI Pusat Melawan Dewan Kehormatan Karena Dianggap Memberhentikan Secara Tidak Sah

Rabu, 17 Juli 2024 - 15:57 WIB

Pembangunan Batalyon Brimob Akan Dilakukan di Beberapa Wilayah Papua, Untuk Meningkatkan Stabilitas Keamanan

Berita Terbaru