Parade 1000 Perahu Komitmen Suku Bajau Melestarikan Laut Dan Cagar Biosfer Wakatobi

- Jurnalis

Jumat, 10 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suku Bajau atau yang acapkali disebut Suku Bajo merupakan suku nomaden yang setiap hari hidup di atas laut.

Suku Bajau tinggal di atas rumah panggung di atas laut Wanci, Desa Mola Raya, Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ternyata Tidak hanya di Indonesia tetapi Suku Bajau juga juga tersebar di Malaysia, Filipina, Thailand, hingga Kepulauan Solomon.

Setelah pelaksanaan DKT peserta diajak ke Pelabuhan Panggulubelo dan bergabung dengan Suku Bajau lainnya di acara Parade 1000 Perahu.

Baca Juga :  Warisan Budaya Buleleng Bali, Ada Yang Dibangun Oleh Cendekiawan Belanda

Parade terselenggara berkat kolaborasi dari Direktorat PPK, Ditjenbud, Kemendikbudristek dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Suku Dama Bajau Wakatobi (POSBI).

Parade ini diselenggarakan sebagai media pengetahuan tradisional komunitas Suku Bajau yang berada di kawasan Cagar Biosfer Wakatobi.

“Hari ini kita menyaksikan semangat Suku Bajau berjuang melestarikan, merawat laut khususnya kawasan Cagar Biosfer Wakatobi. saat DKT, kita mendapatkan ide dan solusi yang menjadi rekomendasi, sehingga misi konservasi menjaga laut sesuai kaidah kearifan lokal bisa menjamin keberlanjutan di masa depan untuk Suku Bajau dan masyarakat Wakatobi,” jelas Bupati Wakatobi, Haliana.

Baca Juga :  Rusia Meminta Iran Untuk Menurunkan Eskalasi Agar Tidak Merugikan Timur Tengah

Kemudian salah satu tokoh adat Suku Bajau yakni Nurdin membacakan Deklarasi yang telah disusun yaitu.

1) mengambil peran terdepan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir dan laut di Kawasan Cagar Biosfer Wakatobi, melalui penerapan pengetahuan tradisional dan praktik baik Suku Bajau untuk penghidupan yang berkelanjutan;

Berita Terkait

Warisan Budaya Buleleng Bali, Ada Yang Dibangun Oleh Cendekiawan Belanda
Budaya Kabupaten Badung Yang Tetap Lestari HIngga Sekarang, Sempat Dihentikan Penjajah Karena Khawatir Ada Pemberontakan
Kebudayaan Buleleng Yang Masuk Kedalam Daftar Warisan Budaya Tak Benda
Cara Mempelajari Chin Chai Agar Hidup Damai dan Tidak Terjebak Duniawi
Tingkat Kehidupan Manusia China Yang Bisa Dijadikan Motivasi Hidup Sukses
Filosofi Hidup Orang Batak Bisa Terwujud Jika Menjunjung Tinggi Pendidikan
Lahirnya Budaya Merantau Suku Madura Menurut Kuntowijoyo, Dipengaruhi Oleh Musim Tanan dan Ongkos Perjalanan
Kekaguman Pahlawan Revolusi dan Sastrawan Buya Hamka Terhadap Suku Madura

Berita Terkait

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:48 WIB

Warisan Budaya Buleleng Bali, Ada Yang Dibangun Oleh Cendekiawan Belanda

Selasa, 21 Mei 2024 - 09:08 WIB

Budaya Kabupaten Badung Yang Tetap Lestari HIngga Sekarang, Sempat Dihentikan Penjajah Karena Khawatir Ada Pemberontakan

Selasa, 21 Mei 2024 - 09:06 WIB

Kebudayaan Buleleng Yang Masuk Kedalam Daftar Warisan Budaya Tak Benda

Kamis, 16 Mei 2024 - 10:43 WIB

Cara Mempelajari Chin Chai Agar Hidup Damai dan Tidak Terjebak Duniawi

Kamis, 16 Mei 2024 - 10:26 WIB

Tingkat Kehidupan Manusia China Yang Bisa Dijadikan Motivasi Hidup Sukses

Kamis, 16 Mei 2024 - 10:15 WIB

Filosofi Hidup Orang Batak Bisa Terwujud Jika Menjunjung Tinggi Pendidikan

Rabu, 15 Mei 2024 - 10:49 WIB

Lahirnya Budaya Merantau Suku Madura Menurut Kuntowijoyo, Dipengaruhi Oleh Musim Tanan dan Ongkos Perjalanan

Rabu, 15 Mei 2024 - 10:34 WIB

Kekaguman Pahlawan Revolusi dan Sastrawan Buya Hamka Terhadap Suku Madura

Berita Terbaru

Uncategorized

Mobil SYL Disita KPK Saat Disembunyikan di Lahan Kosong Makasar

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:34 WIB