Pendidikan Mengolah Sampah Untuk Mencegah Bencana Alam

- Jurnalis

Jumat, 21 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah adalah salah satu penyebab berbagai bencana di Indonesia mulai dari banjir,kebakaran sampai pencemaran lingkungan yang mengganggu keseimbangan alam semesta,pendidikan tentang sampah memang tidak diajarkan secara formal dan serius dalam sebuah kurikulum yang menjadi acuan proses belajar dan mengajar di negara ini akibatnya adalah kesadaran tentang sampah menjadi terlambat dan membahayakan kehidupan selanjutnya.

Dampak yang ditimbulkan oleh sampah memang tidak dirasakan secara langsung oleh manusia namun itu menjadi bom waktu yang bisa meledak dengan cepat jika tidak segera diatasi dengan serius seperti banjir diberbagai kota karena faktor membuang sampah di aliran sungai yang menyebabkan aliran air tersumbat,ketika pada saat musim penghujan tiba,jumlah air tidak bisa ditampung dan meluap sampai menggenangi pemukiman penduduk dan warga disekitar sungai tersebut.

Manajement sampah harus diajarkan agar mampu melahirkan ahli yang memiliki kemampuan mengelola limbah organik maupun anorganik secara professional dalam bentuk industry untuk mengurangi jumlah sampah yang menumpuk.selain itu kretifitas masyarakat harus dilatih dalam membuat kerajinan dari bahan limbah sampah misalnya plastik yang dirancang menjadi pernak Pernik yang memiliki nilai jual dipasaran.

Mengolah sampah plastik merupakan langkah penting dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi dampak negatifnya terhadap ekosistem. Karena kualitas kehidupan selanjutnya ditentukan oleh pola hidup sekarang yang dilakukan oleh manusia secara individu maupun sosial saat ini.

Alumni Kampus memberikan informasi tentang beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengolah sampah plastik diantaranya :

Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai:

  • Bawa tas belanjaan sendiri saat pergi berbelanja dan hindari penggunaan kantong plastik sekali pakai.
  • Gunakan botol minum atau tumbler berbahan logam atau kaca, alih-alih botol plastik.
  • Kurangi penggunaan sedotan plastik dengan menggunakan sedotan stainless steel atau bambu yang dapat digunakan berulang kali.
  • Gunakan wadah makanan yang dapat digunakan kembali daripada menggunakan wadah plastik sekali pakai.

Mengumpulkan dan Mendaur Ulang Sampah Plastik:

  • Pisahkan sampah plastik dari sampah organik dan lainnya. Gunakan wadah atau kantong terpisah untuk menyimpan sampah plastik.
  • Cari tahu tentang fasilitas daur ulang di daerah Anda dan cari tahu jenis plastik apa saja yang dapat didaur ulang. Pastikan untuk mengumpulkan dan mengirimkan sampah plastik tersebut ke tempat daur ulang yang sesuai.
  • Jika tidak ada fasilitas daur ulang di dekat Anda, pertimbangkan untuk membuat kompos dari sampah organik Anda dan mengurangi jumlah sampah plastik yang dihasilkan.
Baca Juga :  Indonesia VS Argentina, Peran Suporter dalam Konteks Bangsa dan Negara

Mengurangi Sampah Plastik dengan Kreativitas:

  • Gunakan kantong plastik bekas sebagai tempat penyimpanan atau bungkus hadiah yang kreatif.
  • Gunakan botol plastik bekas sebagai pot tanaman atau tempat penyimpanan kecil untuk peralatan rumah tangga.
  • Kumpulkan botol plastik bekas dan gunakan sebagai bahan baku untuk proyek kerajinan tangan, seperti tempat pensil atau hiasan dinding.

Edukasi dan Kesadaran Masyarakat:

  • Edukasi diri sendiri dan orang lain tentang bahaya sampah plastik terhadap lingkungan dan pentingnya pengurangan penggunaan plastik.
  • Sosialisasikan praktik mengolah sampah plastik kepada keluarga, teman, dan masyarakat sekitar.
  • Dukung dan ikut serta dalam kampanye lingkungan yang mengadvokasi pengurangan penggunaan plastik dan pengelolaan sampah yang baik.

Mengolah sampah plastik adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mendaur ulang sampah plastik, menggunakan kreativitas dalam penggunaan ulang, serta meningkatkan kesadaran masyarakat, kita dapat berkontribusi dalam mengurangi dampak negatif sampah plastik terhadap bumi yang kita cintai ini.

Berita Terkait

Makna Ukiran Rumah Gadang Dan Filosofi Kearifan Lokal Minangkabau, Memiliki Nilai Luhur Serta Kebijaksanaan Dalam Hidup
Kebudayaan Indonesia Yang Masih Dilakukan Hingga Saat Ini Oleh Masyarakat Daerah
UNEJ Memberikan Dua Opsi Pengembalian UKT Bagi Mahasiswa Yang Sudah Membayar
Aliran Pencak Silat di Indonesia Lahir Sebelum Kemerdekaan dan Lestari Hingga Saat Ini
Sejarah Pencak Silat Indonesia Hingga Saat Ini Diakui UNESCO
Kerjasama Pariwisata Jawa Barat Dan Jawa Timur Diharapkan Bisa Meningatkan Jumlah Wisatawan
Kesenian Burokan Cirebon Mengandung Makna Spiritual Dan Harus Dilestarikan
Potret Cerita Kurikulum Merdeka Diperpanjang Tanpa Mengubah Substansi Acara

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:11 WIB

Makna Ukiran Rumah Gadang Dan Filosofi Kearifan Lokal Minangkabau, Memiliki Nilai Luhur Serta Kebijaksanaan Dalam Hidup

Kamis, 6 Juni 2024 - 20:52 WIB

Kebudayaan Indonesia Yang Masih Dilakukan Hingga Saat Ini Oleh Masyarakat Daerah

Rabu, 5 Juni 2024 - 12:45 WIB

UNEJ Memberikan Dua Opsi Pengembalian UKT Bagi Mahasiswa Yang Sudah Membayar

Jumat, 31 Mei 2024 - 16:36 WIB

Aliran Pencak Silat di Indonesia Lahir Sebelum Kemerdekaan dan Lestari Hingga Saat Ini

Jumat, 31 Mei 2024 - 16:31 WIB

Sejarah Pencak Silat Indonesia Hingga Saat Ini Diakui UNESCO

Selasa, 28 Mei 2024 - 22:20 WIB

Kerjasama Pariwisata Jawa Barat Dan Jawa Timur Diharapkan Bisa Meningatkan Jumlah Wisatawan

Selasa, 28 Mei 2024 - 22:15 WIB

Kesenian Burokan Cirebon Mengandung Makna Spiritual Dan Harus Dilestarikan

Jumat, 24 Mei 2024 - 18:15 WIB

Potret Cerita Kurikulum Merdeka Diperpanjang Tanpa Mengubah Substansi Acara

Berita Terbaru