Pesawat Garuda Indonesia Mendarat Darurat Ketika Membawa Calon Jamaah Haji Dari Makasar

- Jurnalis

Jumat, 17 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat menjadi alat transportasi yang banyak diminati dalam rangka menyelesaikan urusan mendadak.

Selain perjalanan ke luar negeri pesawat juga digunakan dalam lingkup antar daerah di Indonesia.

Meskipun jarang terjadi kecelakaan namun tidak jarang mengalami trouble dalam penerbangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tragis hampir menimpa Pesawat Garuda Indonesia dengan kode GIA 1105.

Pesawat tersebut mengangkut 450 jamaah haji asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Baca Juga :  Kapal Penumpang Terbakar di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Penumpang Berhamburan Keluar

Namun pilot berhasil melakukan pendaratan darurat usai mesin pada sayap sebelah kanan terbakar.

Pesawat rute yang mau berangkat ke Madinah itu terbakar saat lepas landas dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kabupaten Maros, Sulsel, pada Rabu (15/5/2024).

“Penerbangan GA-1105 rute Makassar – Madinah pada mengangkut kelompok terbang (Kloter) 5 embarkasi Makassar, pilot melakukan prosedur Return to Base (RTB) untuk memitigasi risiko pada aspek safety dan keamanan operasional pada penerbangan tersebut,”.

Baca Juga :  Ormas Kelola Tambang Menggunakan Unit Bisnis, Berikut Pernyataan Menteri LHK

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, dalam keterangan, Rabu (15/5/2024).

Keputusan RTB diambil oleh Pilot in Command (PIC) segera setelah pesawat lepas landas.

Dengan mempertimbangkan kondisi kendala engine pesawat yang memerlukan pemeriksaaan lebih lanjut.

Trouble tersebut diketahui setelah adanya percikan api pada salah satu engine pesawat Garuda.

kondisi engine pesawat diharuskan menjalani prosedur pengecekan secara menyeluruh.

Berita Terkait

Indonesia Bisa Menjadi Penentu Harga Nikel Dunia, Berikut Analisa Para Ahli Dalam Sebuah Diskusi
Pabrik Tekstil Banyak Yang Melakukan PHK, Berikut Penjelasan Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara
Volume Kendaraan Gerbang TOL Beberapa Wilayah Menjelang Iduladha 2024, Mengalami Kenaikan Yang Signifikan
Anggota Polri Kaget Setelah Sapi Kesayangannya Dibeli Presiden Jokowi Padahal Mau Diikutkan Kontes
SYL Senggol Jokowi di Dalam Persidangan, Staf Khusus Presiden RI Bidang Hukum Membantah Dengan Regulasi
Hutang Indonesia Terus Menurun, Berikut Penjelasan Bank Indonesia dan Besaran Yang Sudah Dibayar
HP dan Buku Catatan Hasto Disita KPK Terkait Kasus Harun Masiku, Diperiksa Secara Intensif Selama 4 Jam
Habib Rizieq Shihab Bebas Murni, Berikut Penjelasan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 10:16 WIB

Indonesia Bisa Menjadi Penentu Harga Nikel Dunia, Berikut Analisa Para Ahli Dalam Sebuah Diskusi

Kamis, 20 Juni 2024 - 22:10 WIB

Pabrik Tekstil Banyak Yang Melakukan PHK, Berikut Penjelasan Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara

Senin, 17 Juni 2024 - 16:56 WIB

Volume Kendaraan Gerbang TOL Beberapa Wilayah Menjelang Iduladha 2024, Mengalami Kenaikan Yang Signifikan

Minggu, 16 Juni 2024 - 14:19 WIB

Anggota Polri Kaget Setelah Sapi Kesayangannya Dibeli Presiden Jokowi Padahal Mau Diikutkan Kontes

Sabtu, 15 Juni 2024 - 17:05 WIB

SYL Senggol Jokowi di Dalam Persidangan, Staf Khusus Presiden RI Bidang Hukum Membantah Dengan Regulasi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 16:54 WIB

Hutang Indonesia Terus Menurun, Berikut Penjelasan Bank Indonesia dan Besaran Yang Sudah Dibayar

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:44 WIB

HP dan Buku Catatan Hasto Disita KPK Terkait Kasus Harun Masiku, Diperiksa Secara Intensif Selama 4 Jam

Senin, 10 Juni 2024 - 17:42 WIB

Habib Rizieq Shihab Bebas Murni, Berikut Penjelasan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI

Berita Terbaru