Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Meminta Tambahan Bantuan Perang Melawan Rusia Kepada Amerika Serikat

- Jurnalis

Rabu, 13 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Presiden Ukraina Zelenskyy saat Pidato di depan Petinggi Militer AS

Foto Presiden Ukraina Zelenskyy saat Pidato di depan Petinggi Militer AS

Perang antara Rusia vs Ukraina masih terus berlangsung hingga saat ini.

Meskipun kedua Negara tersebut berpihak kepada konflik Israel dan Hamas Palestina.

Tetapi perang didalam Negeri kubu Rusia dan Ukraina tidak berhenti.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Senin (11/12), mendapat dukungan di National Defence University di Washington, DC.

Dia mendapat apresiasi setelah berpidato di hadapan para perwira militer AS.

Baca Juga :  Amerika Serikat Menjual Senjata Kepada Israel Tanpa Persetujuan Kongres

Pidato tersebut merupakan langkah awal kunjungannya ke Washington dengan tujuan meyakinkan Kongres AS.

Untuk memberikan banyak bantuan kepada Ukraina sebelum anggaran Negaranya habis.

Dalam pidatonya, Zelenskyy menyampaikan pentingnya mengalahkan Rusia dalam perang Ukraina.

Sebab jika Rusia menang di Ukraina, maka Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan berhenti di sana.

“Senjata Putin terhadap Anda sekarang adalah propaganda dan disinformasi. Tetapi kalau dia melihat ada peluang dia akan bergerak lebih jauh lagi,”.

Baca Juga :  Pengajian Gus Iqdam di Taiwan Didatangi Oleh Puluhan Ribu Jamaah Dengan Rombongan Sebanyak 112 Bus

“Sekarang dia sedang mengalihkan perekonomian dan masyarakat Rusia ke apa yang ia sebut sebagai ‘jalur perang.’, ujar Zelenskyy.

Zelenskyy berkata kebebasan harus dimenangkan ketika dihadapkan kepada tantangan.

Dia berterima kasih kepada warga Amerika untuk dukungan yang telah diberikan.

Sumber Berita : VOA

Berita Terkait

PBB Marah Kepada Israel Karena Dianggap Sebagai Pelaku Kejahatan Perang Namun Tidak Pernah Dihiraukan Sedikitpun
Joe Biden Terancam Secara Politik Pada Pilpres Amerika, Peran Obama Sangat Berpengaruh Besar
Gejala Revolusi Terjadi di Bangladesh Menyebabkan 400 Warga Terluka Saat Demonstrasi, Bermula Dari Penerimaan Pegawai Negeri Sipil Yang Tidak Adil
Pangkalan Militer di Irak Mendapat Serangan Dari Dua Pesawat Tak Berawak, Markas Pasukan Koalisi Pimpinan Amerika Serikat
Pemimpin Hizbullah Akan Menyerang Sasaran Baru di Israel, Semoga Tidak Memakan Korban Rakyat Sipil
Presiden Persatuan Emirat Arab Menyambut Langsung Jokowi di Bandara Internasional Zayed, Abu Dhabi
Gus Yahya Meminta Maaf Terkait Pertemuan Anggotanya Dengan Presiden Israel, Ada Peran NGO Yang Menjadi Penyambung
Papua Nugini Menghormati Wilayah Indonesia di Perbatasan, Tentara Pos Jaga Menjaga Ketat

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:42 WIB

PBB Marah Kepada Israel Karena Dianggap Sebagai Pelaku Kejahatan Perang Namun Tidak Pernah Dihiraukan Sedikitpun

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:41 WIB

Joe Biden Terancam Secara Politik Pada Pilpres Amerika, Peran Obama Sangat Berpengaruh Besar

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:39 WIB

Gejala Revolusi Terjadi di Bangladesh Menyebabkan 400 Warga Terluka Saat Demonstrasi, Bermula Dari Penerimaan Pegawai Negeri Sipil Yang Tidak Adil

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:14 WIB

Pangkalan Militer di Irak Mendapat Serangan Dari Dua Pesawat Tak Berawak, Markas Pasukan Koalisi Pimpinan Amerika Serikat

Kamis, 18 Juli 2024 - 09:57 WIB

Pemimpin Hizbullah Akan Menyerang Sasaran Baru di Israel, Semoga Tidak Memakan Korban Rakyat Sipil

Berita Terbaru