Sejarah Harkitnas Dan Faktor Pendorong Kebangkitan Nasional Pasca Penjajahan

- Jurnalis

Senin, 20 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2024 yang jatuh pada tanggal 20 Mei hari ini.

Momentum Harkitnas merupakan perayaan memperingati perjuangan bangsa Indonesia ketika mempertahankan kemerdekaan negara pasca penjajahan.

Tanggal 20 Mei dipilih karena bertepatan dengan berdirinya Boedi Oetomo (dirangkum dari berbagai sumber).

Sekaligus merupakan organisasi pemuda yang dicetuskan pada tanggal 20 Mei 1908 oleh Soetomo dan kawan kawan.

Diantaranya Soeraji Tirtonegoro, Goenawan Mangoenkoesoemo, Gondo Soewarno, Soelaiman, dan masih banyak lainnya.

Jika diulas secara garis besar, faktor yang mendorong kebangkitan beragam menjadi dua, yaitu faktor eksternal dan internal.

Baca Juga :  Pemda Harus Mempercepat Penyerapan Realisasi APBD 2024, Berikut Penjelasan Dari Pihak Kemendagri

Faktor internal Harkitnas

(1) penderitaan akibat penjajahan;

(2) Kejayaan masa lalu, seperti pada masa Kerajaan Sriwijaya atau Majapahit; dan

(3) munculnya insan kaum intelektual yang menjadi pemimpin gerakan.

Faktor eksternalnya Harkitnas

Berita Terkait

Menteri PUPR Kerjasama Dengan Japan International Cooperation Agency (Jica) Untuk Mengantisipasi Banjir Jakarta
Sri Mulyani Aktif Koordinasi Dengan Tim Ekonomi Prabowo Subianto, Langkah Efektif Dalam Transisi Kepemimpinan
Ekspor Ikan Tuna Mencapai Puluhan Triliun Rupiah Setiap Tahunnya, Berikut Penjelasan Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri ESDM Menentukan Kebijakan Subsidi Tarif Listik 2025, Prioritas Utama Berasal Dari Keluarga Tidak Mampu
Ombudsman RI: Pelaku Judi Tidak Boleh Mendapat Bansos Tetapi Harus Rehabilitasi Sosial
Ombudsman Menilai Program Makan Bergizi Gratis Bermanfaat Asal Konsep dan Tata Kelolanya Benar
Pendaftaran PNS 2024 Sudah Diumumkan KemenPANRB, Berikut Informasi Lengkapnya
Komisi II DPR RI Meminta Kementerian ATR/BPN Menyelesaikan Kasus Mafia Tanah Dengan Respons Cepat Terhadap Laporan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:45 WIB

Menteri PUPR Kerjasama Dengan Japan International Cooperation Agency (Jica) Untuk Mengantisipasi Banjir Jakarta

Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:55 WIB

Sri Mulyani Aktif Koordinasi Dengan Tim Ekonomi Prabowo Subianto, Langkah Efektif Dalam Transisi Kepemimpinan

Jumat, 21 Juni 2024 - 10:13 WIB

Ekspor Ikan Tuna Mencapai Puluhan Triliun Rupiah Setiap Tahunnya, Berikut Penjelasan Kementerian Kelautan dan Perikanan

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:00 WIB

Menteri ESDM Menentukan Kebijakan Subsidi Tarif Listik 2025, Prioritas Utama Berasal Dari Keluarga Tidak Mampu

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:56 WIB

Ombudsman RI: Pelaku Judi Tidak Boleh Mendapat Bansos Tetapi Harus Rehabilitasi Sosial

Sabtu, 15 Juni 2024 - 16:55 WIB

Ombudsman Menilai Program Makan Bergizi Gratis Bermanfaat Asal Konsep dan Tata Kelolanya Benar

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:13 WIB

Pendaftaran PNS 2024 Sudah Diumumkan KemenPANRB, Berikut Informasi Lengkapnya

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:47 WIB

Komisi II DPR RI Meminta Kementerian ATR/BPN Menyelesaikan Kasus Mafia Tanah Dengan Respons Cepat Terhadap Laporan Masyarakat

Berita Terbaru