Tanggapan Benjamin Netanyahu Tentang Tuduhan Genosida, Kemunafikan Afrika Selatan tidak mengenal batas

- Jurnalis

Jumat, 12 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hakim Pengadilan Internasional Memimpin Sidang

Hakim Pengadilan Internasional Memimpin Sidang

Afrika Selatan Menuduh Israel melakukan gerakan Genosida dalam perang di Gaza.

Israel dituduh Melakukan Genosida passca serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023.

Akhirnya Pengadilan internasional menyidangkan gugatan dari Afrika Selatan tersebut.

Berlangsung Kamis (11/1) Persidangan itu dipimpin Para hakim di Mahkamah Internasional (ICJ).

Membahas perdebatan hukum dalam perkara yang diajukan oleh Afrika Selatan ( Afsel).

Baca Juga :  Konsumsi Jamaah Haji 2024 Mendapat Kritik Dari DPR RI, Berikut Penjelasannya

Berbagai pembelaan dilakukan Israel dalam tuduhan yang dilakukan oleh Afrika Selatan.

Diantaranya menyatakan Israel memerangi teroris Hamas, bukan penduduk Palestina, dan melakukannya dengan mematuhi hukum internasional.”.

Militer Israel “berusaha semaksimal mungkin untuk meminimalkan korban sipil dalam tindakan.

Serangan Israel telah menewaskan lebih dari 23.200 warga Palestina di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan di gaza.

Baca Juga :  Perang Rusia dan Ukraina Semakin Menegangkan, Moskow Digempur Menggunakan Drone

Para pejabat kesehatan mengatakan, sekitar dua per tiga dari korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.

Respon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

Pada hari Kamis (11/1) Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa “dunia sudah diputarbalikkan.”.

Berita Terkait

PBB Marah Kepada Israel Karena Dianggap Sebagai Pelaku Kejahatan Perang Namun Tidak Pernah Dihiraukan Sedikitpun
Joe Biden Terancam Secara Politik Pada Pilpres Amerika, Peran Obama Sangat Berpengaruh Besar
Gejala Revolusi Terjadi di Bangladesh Menyebabkan 400 Warga Terluka Saat Demonstrasi, Bermula Dari Penerimaan Pegawai Negeri Sipil Yang Tidak Adil
Pangkalan Militer di Irak Mendapat Serangan Dari Dua Pesawat Tak Berawak, Markas Pasukan Koalisi Pimpinan Amerika Serikat
Pemimpin Hizbullah Akan Menyerang Sasaran Baru di Israel, Semoga Tidak Memakan Korban Rakyat Sipil
Presiden Persatuan Emirat Arab Menyambut Langsung Jokowi di Bandara Internasional Zayed, Abu Dhabi
Gus Yahya Meminta Maaf Terkait Pertemuan Anggotanya Dengan Presiden Israel, Ada Peran NGO Yang Menjadi Penyambung
Papua Nugini Menghormati Wilayah Indonesia di Perbatasan, Tentara Pos Jaga Menjaga Ketat

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:42 WIB

PBB Marah Kepada Israel Karena Dianggap Sebagai Pelaku Kejahatan Perang Namun Tidak Pernah Dihiraukan Sedikitpun

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:41 WIB

Joe Biden Terancam Secara Politik Pada Pilpres Amerika, Peran Obama Sangat Berpengaruh Besar

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:39 WIB

Gejala Revolusi Terjadi di Bangladesh Menyebabkan 400 Warga Terluka Saat Demonstrasi, Bermula Dari Penerimaan Pegawai Negeri Sipil Yang Tidak Adil

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:14 WIB

Pangkalan Militer di Irak Mendapat Serangan Dari Dua Pesawat Tak Berawak, Markas Pasukan Koalisi Pimpinan Amerika Serikat

Kamis, 18 Juli 2024 - 09:57 WIB

Pemimpin Hizbullah Akan Menyerang Sasaran Baru di Israel, Semoga Tidak Memakan Korban Rakyat Sipil

Berita Terbaru