Tentara Israel Mendapat Teguran Dari Pejabat Tinggi Amerika Serikat Agar Tidak Menjadikan Warga Sipil Sebagai Korban

- Jurnalis

Rabu, 15 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

situasi konflik hamas di jalur Gaza

situasi konflik hamas di jalur Gaza

Pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) mengungkapkan keprihatinan kepada Israel.

Karena tidak memiliki rencana yang jelas untuk mengirim pasukan darat ke Gaza.

Pejabat tersebut juga mempertanyakan Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Apakah bisa mencapai tujuan untuk memusnahkan kelompok Hamas.

Menteri Pertahanan (Menhan) AS Lloyd Austin menekankan.

Perlunya “pertimbangan yang cermat” sebelum kampanye darat.

Pada wilayah yang padat dengan penduduk tersebut.

Baca Juga :  Daftar Negara Penolak Gencatan Senjata Antara Israel dan Palestina, Indonesia Menghendaki Perdamaian Dunia

Disampaikan Austin dalam diskusi dengan Menhan Israel Yoav Gallant belum lama ini.

Hal ini dikutip dari laporkan media The New York Times.

“Pemerintahan [AS] juga khawatir bahwa Pasukan Pertahanan Israel.

Belum memiliki jalur militer yang jelas untuk mencapai tujuan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Yaitu memberantas Hamas,” mencuplik media tersebut Selasa (24/10/2023).

Dalam percakapan dengan para pejabat Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober.

Baca Juga :  Cara Penularan Virus Nipah Diselidiki Oleh Dirjen Dewan Penelitian Medis India (ICMR)

Pejabat Amerika mengatakan mereka belum melihat target yang dapat dicapai.”

Gedung Putih menyatakan pejabat Amerika tidak mengambil keputusan atas nama Israel.

Pentagon telah mengirim Letjen Marinir bintang tiga James Glynn.

Agar memberikan nasehat IDF mengenai operasi perkotaan.

James Glynn sebelumnya pernah memimpin operasi khusus AS.

Yaitu bertugas menyerang ISIS, dan juga bertugas di Fallujah, Irak,

Sumber Berita : Newyorktimes

Berita Terkait

Vladimir Putin Tidak Membiarkan Palestina Berjuang Sendiri Melawan Israel di Gaza
Rusia Undang Kelompok Pro Palestina ke Moskow Untuk Membahas Isu Strategis
Rusia Dan China Menganggap Serangan Amerika ke Yaman Adalan Sebuah Pelanggaran
Mesir Mengancam Israel Jika Melakukan Serangan ke Kota Rafah, Perjanjian Camp David Akan Ditangguhkan Dan Memungkinkan Terjadinya Perang
Negara Yang Ditakuti Oleh Israel Karena Memiliki Senjata Nuklir
Jerman Membela Palestina Agar Menentukan Nasib Sendiri Tanpa Intervensi Israel
Houthi Diserang Amerika Dan Inggris Secara Terus Menerus Sampai Berhenti Melakukan Teror
India Mengerahkan Kapal Perang Untuk Melindungi Kelancaran Transportasi Laut Merah

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:05 WIB

Vladimir Putin Tidak Membiarkan Palestina Berjuang Sendiri Melawan Israel di Gaza

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:27 WIB

Rusia Undang Kelompok Pro Palestina ke Moskow Untuk Membahas Isu Strategis

Senin, 19 Februari 2024 - 11:36 WIB

Rusia Dan China Menganggap Serangan Amerika ke Yaman Adalan Sebuah Pelanggaran

Selasa, 13 Februari 2024 - 19:09 WIB

Mesir Mengancam Israel Jika Melakukan Serangan ke Kota Rafah, Perjanjian Camp David Akan Ditangguhkan Dan Memungkinkan Terjadinya Perang

Minggu, 11 Februari 2024 - 22:51 WIB

Negara Yang Ditakuti Oleh Israel Karena Memiliki Senjata Nuklir

Senin, 5 Februari 2024 - 18:43 WIB

Jerman Membela Palestina Agar Menentukan Nasib Sendiri Tanpa Intervensi Israel

Minggu, 4 Februari 2024 - 18:38 WIB

Houthi Diserang Amerika Dan Inggris Secara Terus Menerus Sampai Berhenti Melakukan Teror

Sabtu, 3 Februari 2024 - 08:43 WIB

India Mengerahkan Kapal Perang Untuk Melindungi Kelancaran Transportasi Laut Merah

Berita Terbaru