Tersangka Suap Jalur Kereta Api Bertambah Berdasarkan Pengembangan Penyelidikan

- Jurnalis

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kasus korupsi semakin hari sulit untuk dicegah karena sudah merasuk keberbagai sendi kehidupan negara.

Dalam prakteknya biasanya dilakukan secara diam diam antara pejabat yang berwenang beserta pihak terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan puluhan tersangka baru dalam kasus suap jalur kereta api Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Penetapan ini merupakan pengembangan dalam kasus tersebut.

“KPK menetapkan beberapa pihak sebagai tersangka, lebih dari sepuluh orang menjadi tersangka.

Baca Juga :  Budaya Papua Yang Masih Lestari Di Tengah Ancaman Globalisasi

Baik dari unsur ASN di Kemenhub, dua korporasi, dan satu orang swasta,” kata Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (5/6/2024).

Meski demikian, Ali enggan merinci identitas tersangka baru tersebut.

Dia mengatakan, penyidik masih mengumpulkan bukti untuk melengkapi berkas perkara para tersangka.

“Setelah proses penyidikan, pengumpulan alat bukti dan lain-lainnya kebutuhan itu selesai pasti kami umumkan.

Baca Juga :  Polisi Memburu DPO Pembunuhan Vina Cirebon, Banyak Pelaku Yang Mengaku Sebagai Korban Salah Tangkap

Baik, nama-nama dari pihak yang ditetapkan sebagai tersangka perorangan maupun korporasi,” kata Ali.

KPK berjanji akan transparan dalam mengusut dugaan aliran uang ke sejumlah pejabat Kemenhub.

Pejabat itu termasuk Direktur Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Mohamad Risal Wasal.

Sebelumnya, nama Risal muncul dalam sidang dugaan suap pembangunan dan perawatan jalur kereta api.

Risal hingga Direktur Prasarana DJKA Djarot Tri Wardhono dijadwalkan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) jelang Idulfitri 2023.

Berita Terkait

Pengadilan Tinggi Membatalkan Putusan Bebas Gazalba Saleh, KPK Memberikan Apresiasi
Konser Berujung Penjarahan Terjadi di Tangerang, Event Organizer dan Panitia Acara Diperiksa Polisi
Berkas Pegi Dilimpahkan ke Kejaksaan Untuk Mencari Kebenaran Yang Sesungguhnya
Virgoun Sempat Stres dan Ketakutan Ketika Ditangkap Polisi Terkait Narkoba
Bos Rental Mobil Dibunuh Komplotan Penjahat di Pati Jawa Tengah, Kapolres Metro Jakarta Timur Buka Suara
Kronologi Polwan Bakar Polisi di Mojokerto Jawa Timur, Dimulai Cekcok Hingga Disiram Bensin
Barang Elektronik Ilegal Senilai Rp6,7 Miliar Disita Pemerintah Diwilayah Banten, Berisi Perlengkapan Elektronik Yang Tidak Memiliki Berkas
Korupsi Untuk Kebutuhan Keluarga, Anak SYL Dipanggil Sebagai Saksi

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:16 WIB

Pengadilan Tinggi Membatalkan Putusan Bebas Gazalba Saleh, KPK Memberikan Apresiasi

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:08 WIB

Konser Berujung Penjarahan Terjadi di Tangerang, Event Organizer dan Panitia Acara Diperiksa Polisi

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:42 WIB

Berkas Pegi Dilimpahkan ke Kejaksaan Untuk Mencari Kebenaran Yang Sesungguhnya

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:35 WIB

Virgoun Sempat Stres dan Ketakutan Ketika Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Selasa, 18 Juni 2024 - 20:24 WIB

Bos Rental Mobil Dibunuh Komplotan Penjahat di Pati Jawa Tengah, Kapolres Metro Jakarta Timur Buka Suara

Senin, 10 Juni 2024 - 17:47 WIB

Kronologi Polwan Bakar Polisi di Mojokerto Jawa Timur, Dimulai Cekcok Hingga Disiram Bensin

Senin, 10 Juni 2024 - 17:44 WIB

Barang Elektronik Ilegal Senilai Rp6,7 Miliar Disita Pemerintah Diwilayah Banten, Berisi Perlengkapan Elektronik Yang Tidak Memiliki Berkas

Kamis, 6 Juni 2024 - 20:53 WIB

Tersangka Suap Jalur Kereta Api Bertambah Berdasarkan Pengembangan Penyelidikan

Berita Terbaru