UNEJ Memberikan Dua Opsi Pengembalian UKT Bagi Mahasiswa Yang Sudah Membayar

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Protes keras mahasiswa yang tidak ingin menjadi korban biaya pendidikan yang tinggi membuahkan hasil.

Berbagai gerakan dilakukan mulai dari somasi dan demonstrasi dilakukan untuk memperjuangkan turunnya biaya pendidikan.

Akhirnya aksi tersebut direspon oleh kemendikbudristek dan dikeluarkannya surat pembatalan naiknya UKT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Universitas Jember (Unej) menindaklanjuti pembatalan kenaikan Uang Kuliah tunggal (UKT) dan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Tahun Akademik (TA) 2024/2025.

Baca Juga :  Tokoh Pendidikan Indonesia Sejak Masa Penjajahan Dan Menjadi Pahlawan Nasional

Hal itu “Sesuai dengan surat Dirjen Diktiristek yang baru terkait pembatalan UKT dan SPI, maka kami akan mematuhi hal tersebut,” kata Rektor Unej Iwan Taruna, Selasa, 4 Juni 2024.

Dua Opsi UKT

Sebelum terjadi aksi penurunan biaya pendidikan ada sejumlah mahasiswa yang sudah membayar UKT.

Khusus bagi mahasiswa yang terlanjur membayar uang dengan tarif UKT yang sudah naik.

Baca Juga :  Ciri Ciri Warung Madura Yang Dibatasi Jam Operasinya Oleh Peraturan Daerah

Saat ini ada dua opsi yang akan ditawarkan yaitu bisa dikembalikan kelebihannya atau diperhitungkan untuk UKT pada semester berikutnya.

“Contoh, misalkan mahasiswa sudah terlanjur membayar Rp1,5 juta dari UKT sebelumnya sebesar Rp1 juta.

Sehingga ada kelebihan Rp500 ribu dan kelebihan itu dapat menjadi tabungan untuk pembayaran UKT semester berikutnya,” kata Iwan Taruna.

Sebelumnya Unej berencana menaikkan UKT untuk beberapa program studi (prodi) dengan besaran yang bervariasi.

Berita Terkait

KPK Memantau Penerimaan Siswa Baru 2024, Mengajak Semua Pihak Untuk Melakukan Pengawasan
Potret Cerita Kurikulum Merdeka Diperpanjang Tanpa Mengubah Substansi Acara
Pahlawan Pendidikan Menukar Kebebasan Hidup Dengan Pendidikan, Pengasingan Hanya Menjadi Jarak Namun Tidak Menghambat Perlawanan
UKT Mahal Mahasiswa Turun Jalan Direspon OLeh Kementerian Pendidikan Melalui DPR
Rancangan Undang-Undang Pendidikan Kedokteran Bertujuan merevisi UU existing, UU Nomor 20 Tahun 2013
Komisi X DPR RI Berinisiatif Membentuk Panitia Kerja (Panja) Biaya Pendidikan
Profil Romo Franz Magnis Suseno Datang ke Indonesia Untuk Belajar Etika dan Teologi Jawa
Cara Membangun Kebiasaan Membaca Pada Anak Yang Harus Dilakukan Oleh Orang Tua

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:46 WIB

KPK Memantau Penerimaan Siswa Baru 2024, Mengajak Semua Pihak Untuk Melakukan Pengawasan

Rabu, 5 Juni 2024 - 12:45 WIB

UNEJ Memberikan Dua Opsi Pengembalian UKT Bagi Mahasiswa Yang Sudah Membayar

Jumat, 24 Mei 2024 - 18:15 WIB

Potret Cerita Kurikulum Merdeka Diperpanjang Tanpa Mengubah Substansi Acara

Jumat, 24 Mei 2024 - 18:10 WIB

Pahlawan Pendidikan Menukar Kebebasan Hidup Dengan Pendidikan, Pengasingan Hanya Menjadi Jarak Namun Tidak Menghambat Perlawanan

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:45 WIB

UKT Mahal Mahasiswa Turun Jalan Direspon OLeh Kementerian Pendidikan Melalui DPR

Minggu, 19 Mei 2024 - 13:26 WIB

Rancangan Undang-Undang Pendidikan Kedokteran Bertujuan merevisi UU existing, UU Nomor 20 Tahun 2013

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:46 WIB

Komisi X DPR RI Berinisiatif Membentuk Panitia Kerja (Panja) Biaya Pendidikan

Sabtu, 11 Mei 2024 - 13:32 WIB

Profil Romo Franz Magnis Suseno Datang ke Indonesia Untuk Belajar Etika dan Teologi Jawa

Berita Terbaru