Wamenkumham Ditetapkan Tersangka Oleh KPK Padahal Terkenal Karena Kopi Sianida

- Jurnalis

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Eddy saat mengisi acara Kemenkumham

Foto Eddy saat mengisi acara Kemenkumham

Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wamenkumham tersebut menjadi tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (9/11/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mengenai penetapan tersangka Wamenkumham, benar itu sudah kami tandatangani sekitar 2 minggu lalu,”, ujarnya.

Terlepas dari kasus itu, Eddy Hiariej sebagai salah satu pejabat Negara.

Baca Juga :  Tesla Resmi Umumkan Peluncurkan Produk Robotaxi Pada 8 Agustus 2024, Berikut Pernyataan Elon Musk

Wajib mengungkapkan harta kekayaannya dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Total harta kekayaan Eddy Hiariej setelah dikurangi utang Rp 5,44 miliar mencapai Rp 20,69 miliar.

Hartanya terdiri dari beberapa bidang tanah dan bangunan senilai 23 miliar rupiah.

Alat transportasi dan mesin, termasuk mobil Honda Odyssey tahun 2014 senilai Rp 314 juta.

Mobil Mini Cooper 5 Door A/T tahun 2015 senilai Rp 468 jura, dan mobil Jeep Cherokee Limited tahun 2014 senilai Rp 428 juta.

Baca Juga :  Alasan Mahfud MD Belum Mengundurkan Diri Sebagai Menteri Dalam Kabinet Jokowi

kemudian ia juga mencantumkan kas dan setara kas senilai 1,93 miliar Rupiah.

Kasus ini diawali dari laporan Ketua Indonesia Police Watch, Sugeng Teguh Santoso, kepada KPK.

Sugeng melaporkan Eddy Hiariej atas tuduhan menerima gratifikasi sebesar Rp 7 miliar.

Dari seorang pengusaha sekaligus pemilik PT Citra Lampia Mandiri, Helmut Hermawan.

Perjalaan Eddy masuk Kabinet

Sumber Berita : CNBC

Berita Terkait

Indonesia Ekspor Baja Lapis ke Tiga Negara, Menteri Pergadangan Mengaku Sangat Bahagia
Logo NU Dimodifikasi Netizen Menjadi UN Terkait Pengelolaan Tambang Dari Pemerintah
KPK Selidiki Aliran Uang Korupsi Proyek Fiktif PT Amarta Karya, Pemanggilan Para Saksi Sudah Dilakukan dan Diperiksa Penyidik
Pihak Pegi Datangi KPK Sebelum Sidang Praperadilan Kasus Vina Cirebon, Kuasa Hukum Membeberkan Alasannya
Harga Minyak Goreng Akan Mengalami Kenaikan, Berikut Keterangan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan
KRL Jabodetabek Mengalami Peningkatan Penumpang Selama LIburan Iduladha, Tidak Menyusut Pada Hari Pertama Kerja
Kontra Paradigma DPR RI dan MPR RI Terkait Panitia Khusus Tim Pengawas Haji
Warga Sipil Bisa Bergabung Dengan Pasukan Perdamaian di Gaza, Berikut Syarat dan Penjelasannya

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:58 WIB

Indonesia Ekspor Baja Lapis ke Tiga Negara, Menteri Pergadangan Mengaku Sangat Bahagia

Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:52 WIB

Logo NU Dimodifikasi Netizen Menjadi UN Terkait Pengelolaan Tambang Dari Pemerintah

Jumat, 21 Juni 2024 - 10:12 WIB

Pihak Pegi Datangi KPK Sebelum Sidang Praperadilan Kasus Vina Cirebon, Kuasa Hukum Membeberkan Alasannya

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:57 WIB

Harga Minyak Goreng Akan Mengalami Kenaikan, Berikut Keterangan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:55 WIB

KRL Jabodetabek Mengalami Peningkatan Penumpang Selama LIburan Iduladha, Tidak Menyusut Pada Hari Pertama Kerja

Rabu, 19 Juni 2024 - 10:43 WIB

Kontra Paradigma DPR RI dan MPR RI Terkait Panitia Khusus Tim Pengawas Haji

Rabu, 19 Juni 2024 - 10:32 WIB

Warga Sipil Bisa Bergabung Dengan Pasukan Perdamaian di Gaza, Berikut Syarat dan Penjelasannya

Senin, 17 Juni 2024 - 16:59 WIB

Harga Tiket Pesawat Mahal, Berikut Alternatif Jika Ingin Berlibur Ke Bali Bersama Keluarga

Berita Terbaru